JUST LOVE ME!

Author: kimrungie

Genre: romance , yuri , school life , hurt.

Cast : Kim Taeyeon

Jessica Jung

Tiffany Hwang

Kwon Yuri

 

.

.

.

Gadis berambut gelap bertubuh mungil itu duduk di balkon kelas yang terletak di lantai tiga gedung sekolahnya. Sesekali mata onixnya menatap seorang gadis yang sedang duduk dengan anggunya di bangku lapangan sekolah. Disiang yang terik ini seakan tak menngganggunya , bahkan wanita anggun tersebut kini sedang meneriaki untuk memberi dukungan kepada gadis tanned yang asik memainkan bola basket di tangan sexynya. Jessica, ya jessica nama gadis anggun itu, sesekali bibir mungilnya menyebutkan nama “kwon yuri fighting!” untuk memberi semangat gadis  yang sedang bermain di lapangan. Ia sama sekali tak menduga bahwa disisi lain, seorang gadis berambut hitam berkilau sedang memperhatikan kegiatan nya, jika di lihat dengan seksama ekspresi di wajah cantiknya tak dapat diartikan.

Sesekali ia menghembuskan nafasnya kasar, seolah berfikir ‘ini hari sialku’ dan memilih untuk pergi dari tempat persembunyiannya.

.

.

Taeyeon pov.

Aku tak tahan melihat sahabatku Jessica jung sangat dekat denganya dan kini secara terang-terangan memberikan dukungannya kepada kwon yuri si playgirl hitam itu. Jujur saja aku cemburu melihat sahabat kecilku kini lebih memilih orang lain dan sedikit mengabaikanku. Aku tak tau apa hubungan Jessica dan yuri, tapi yang pasti aku tak menyukai mereka saat bersama.

.

Aku memutuskan untuk pergi dari balkon kelas menuju ke taman belakang sekolah. Huuft, rasanya aku ingin sendiri sekarang ke tempat rahasiaku dimana hampir tak ada orang yang ingin menghabiskan waktunya disana. Aku mulai duduk di sebuah bangku di samping pohon rindang. Langit mulai sore,  semilir angin mulai berhembus menampilkan rasa sejuk jika berada disini. Aku mulai menggunakan earphone di kedua telingaku sambil memejamkan mata. Tak sadar lama kelamaan akupun mulai menjelajah kealam mimpi.

.

.

 

 

Jessica pov.

Hari ini aku sangat bersemangat, tim basket sekolahku kini bertanding dengan sekolah tim dari sekolah Seoul Highschool. Lapangan disekolah kini sangat sesak dipenuhi para pendukung dari kedua sekolah, tak jarang banyak mobil mewah yang terparkir di sekitar sekolah karena sekolah ku SM International Highschool juga merupakan sekolah favorit di Seoul. Aku sebenernya tidak terlalu suka dunia olahraga karena hal itu bisa mengganggu waktu tidurku. Aku rela menonton berdesak-desakan di bangku penonton hanya untuk memberi dukungan pada gadis favoritku kwon yuri.

.

Aku dan yuri baru sebulan dekat dengan pertemuan yang sangat berkesan. Sejak saat itu aku dan yuri semakin dekat seperti sekarang, dan sepertinya aku menaruh hati pada yuri tanpa sepengetahuan sahabatku.

 

Flashback.

 

Jessica sedang termenung karena mendapat nilai jelek di mata pelajaran olahraganya, terutama dalam meteri basket dan baseball. Kini dia berada di tengah lapangan indoor basket di gedung sekolahnya sambil sesekali mendrible bola tersebut. Jessica yang mencoba memasukan bola kedalam ring, tetapi ia selalu gagal bahkan jarak pantul bolanya tak sampai mengenai bibir ring. Jessica sangat frustrasi dan memutuskan melemparkan bol tersebut kesembarang arah karena kesalnya hingga bola tersebut dan ‘buuk’ bola pun mengenai kepala seorang gadis tanned yang  sedang mencoba mengelus – elus kepalanya.

“ouchh sakit, andwee’’

“eh mianhee , aku tak sengaja”

“ah kamu Jessica kan? Mengapa masih disini? Jam sekolah sudah hampir selesai loh”

“ah anii, aku sedang mencoba berlatih bermain basket karena nilai olahragaku sangat buruk” . ucapnya malu.

“ah baiklah kenalkan aku kwon yuri kapten tim basket putri disekolah kita” jawabnya sambil mengulurkan tangan.

“aku Jessica jung, siswi kelas A12 senang berkenalan denganmu yuri ssi’’ Jessica menjabat tangan yuri sambil tersenyum anggun.

“baiklah Jessica ssi, aku akan mengajarimu teknik bermain basket dengan benar hehe, kamu mau kan?’’ yuri tersenyum manis.

“tentu yuri ssi, sebelumnya maaf tentang kepalamu’’ Jessica menatap yuri dengan khawatir.

“tidak masalah Jessica ssi, ini cuma masalah kecil kok. Ayoo kita mulai” yuri tertawa ringan.

Meraka  pun mulai latihan dengan penuh konsentrasi. Sesekali yuri membuat lelucon dan Jessica tertawa. Hingga saat pulang mereka saling bertukar nomor handphone dan mulai dekat setelahnya. Yuri dan Jessica kini menjadi teman dekat disekolah dan saling memberi dukungan untuk satu sama lain. Karena kedekatan mereka, secara tak langsung Jessica jarang pulang bersama dan menghabiskan waktu dengan taeyeon sahabat nya dari kecil. Hal tersebut tentu membuat taeyeon sedih dan kembali merasa kesepian.

 

End of flashback.

.

.

 

Author pov.

Seorang gadis pemandu sorak dari tim sekolah Seoul Highscool sedang

Berjalan disekitar sekolah tempat timnya bertanding. Sesekali matanya memperhatikan desain bangunan gedung dengan berdecak kagum. Tak jarang ia berpose untuk selcanya di berbagai sudut tertentu untuk mendapatkan view yang bagus. Diam – diam ia sangat mengagumi sekolah ini meskipun sekolahnya juga termasuk sekolah swasta termahal di korea selatan. Entahlah, mungkin ia ingin mengekspresikan rasa seninya dengan sekolah bergaya arsitektur romawi kuno ini. Ia berjalan menuju sebuah taman di belakang sekolah dan sekali lagi bibirnya berdecak kagum. Gadis itu kini mencoba mengambil selca kelimanya dengan view di belakang sebua pohon maple rindang yang di penuhi rerumputan hijau yang terawat. Klik , bunyi dari suara kamera saat gambarnya di ambil, kemudian ia melihan hasil jempretan dirinya dan tersenyum puas melihat tubuh seksinya semakin menawan dalam foto ini. Saat menzoom gambarnya, tiffany nama gadis itu pun sedikit kaget karena melihat sesosok penampakan di gambar tersebut . ia mengikuti benda putih didalam foto tersebut yang berasal dari sebbuah pohon dibelakangnya. Lehernya bergidik ngeri, tetapi ia tetap memberanikan diri untuk melihat langsung apa yang ada dibalik pohon itu.

Tiffany hwang kini sudah berada di dekat pohon itu , dengan segenap keberaniannya ia melihat ke bagian depan pohon dan kaget untuk kedua kalinya. Ia menemukan hantu cantik , bukan hantu melainkan seorang gadis berparas malaikat yang sedang tertidur dengan kedua earphone menggantung ditelinganya. Tanpa sadar tiffany sudah mengarahkan kamera handphonenya di depan gadis itu. Klik , bunyi hape nya terdengar nyaring sampai membangunkan gadis itu dari tidur  nyenyaknya.

Tiffany yang gugup segera memasukan hapenya terburu-buru hingga iphone nya terjatuh dari atas bukit tempat mereka berada.

“akh shiit! ponselku jatuh” ucapnya kesal.

“hey kau siapa” taeyeon cukup kaget melihat gadis asing didepanya.

“andwee ponselku terjatuh kebawah, bagaimana ini” runtuknya sedih.

“hah? Kenapa dengan ponselmu? Dd-an kamu siapa ?’’ taeyeon kini terbata saat melihat tiffany melototinya.

‘’ kamu banyak Tanya ya, ini semua karena kamu yang membuat aku kaget hingga ponselku teerjatuh kebawah sana” kesal tiffany .

“kenapa aku ? kamu jangan asal nuduh ya” balas taeyeon yang kini ikutan kesal karena dituduh menjatuhkan ponselnya.

“aissh, tak bisakaah kamu membantuku mencarinya! Tak ada waktu untuk membela diri sekarang”

“baiklah nona, akan kubantu mencarinya dibawah” taeyeon dengan perlahan turun kebawah bukit dengan hati-hati , diikuti dengan tiffany yang mencoba turun mengikuti jalannya taeyeon.

.

 

 

 

.

.

Mereka berdua kini sudah berada dibawah bukit. Taeyeon memutuskan untuk segera mencari ponsel dari wanita cantik nan aneh yang baru di temuinya, sementara tiffany hanya mengomel terus menerus karena ponselnya belum di temukan.

“huwaaaa ponselkuu” rengek tiffany

Taeyeon masih focus mencari ponsel tersebut di sekitar semak belukar disisi kanannya, ia menggunakan bantuan flash kamera ponselnya untuk bantuan cahaya karena hari sudah mulai gelap.

“ommooo.. bagaimana ini. Bagaimana jika mommy menelponku ahh andwee”

“haaah, tak bisakah kamu diam ? lebih baik membantuku mencari dari pada mengomel seperti ibu-ibu hamil” hardik taeyeon kesal.

“aku gamau, nnti kuku-kuku cantikku bisa rusak tau” pout tiffany

‘yeuppeuni’ piker taeyeon dalam hati.

‘’aissh dasar nenek sihir, bagaimana ini sudah malam aku gabakalan bisa melihat dengan jelas. Begini saja, kamu pulang saja ya nanti umma dan appa kamu khawatir”

‘’ta-tapi gimana dengan ponselku?’

‘’hmm, nanti atau besok aku akan coba mencari nya lagi, ayoo kamu aku antar pulang saja” ucap taeyeon sedikit dingin.

‘’baik lah” tiffany mengikuti perintah taeyeon dengan nada lesu.

.

.

Taeyeon mengantar tiffany pulang kerumah dengan motor maticnya. Disepanjang perjalanan tak ada yang berani memecahkan kebisuan di antara mereka. Hingga motor matic biru mudanya sampai di kediaman keluarganya. Rumah tiffany cukup besar, sangat serasi dengan gaya tiffany yang kebarat-baratan. Taeyeon mengklakson motornya beberapa kali hingga pagar rumah di buka oleh dua security yang bertugas, taeyeon melesatkan motornya kedalam halaman yang luas di dalam rumah tersebut. Tiffany turun dari motornya dan menyerahkan helm biru langit bergambarkan tokoh kartun pororo milik taeyeon.

“gumawo kim taeyeon-ssi’’ ucap tiffany sambil membaca name tag di seragam taeyeon.

“cheonma umm?’’ ia tampak berfikir nama gadis di depannya.

“stephany hwang imnida, panggil saja tiffany” senyum tiffany menampilkan eyesmile nya yang indah.

“bb-baiklah tippany-ssi” gugup taeyeon.

Tiffany hanya tersenyum simpul.

“baiklah aku pulang dulu tiffany, oh iya ini nomer ponselku jika ada sesuatu silahkan hubungi disini ya, anyeong” pamit taeyeon sambil menyerahakan sepucuk kertas berisi nomer ponselnya.

Tiffany tersenyum dengan seringai manisnya

‘ini akan menjadi seru taeyeon’.

 

 

.tbc

Advertisements

16 thoughts on “JUST LOVE ME!

  1. icyjung says:

    First comment kah? Hehhe
    Salam kenal thor. Saya suka jalan cerita ny hehe. Keep it up!
    Btw sya jga ada nulis hehe bisa mampir k wp ku kalo ad waktu hehe #promosi 😉

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s